Ada Virus Corona, Emas Jadi Pilihan Investasi Paling Aman?


Dibaca: 3764 kali 
Senin,24 Februari 2020
Ada Virus Corona, Emas Jadi Pilihan Investasi Paling Aman?

RADARBISNIS.CO.ID - Analis Capital Central Futures, Wahyu Laksono, menyatakan emas menjadi pilihan paling aman untuk berinvestasi di tengah kekhawatiran pelaku pasar terhadap risiko dari penyebaran virus corona.

 

"Emas termasuk salah satu komoditas yang masih bagus dalam jangka panjang karena termasuk safe haven," kata dia kepada Tempo, Ahad, 23 Februari 2020. Pasokan dan permintaan terhadap emas elastis karena karakteristiknya yang tetap utuh setelah diproduksi. Selain itu, tren bank sentral yang mendukung stimulus serta pelonggaran moneter turut mempengaruhi lonjakan harga emas.

 

Dia memperkirakan emas mampu mempertahankan tren kenaikan hingga akhir tahun nanti. Harga emas diprediksi melonjak US$ 1.700 hingga US$ 1.800 per ons pada akhir tahun. "Bahkan US$ 1.900 per ons atau lebih tinggi lagi bukan mustahil tahun ini," ujar dia.

 

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim optimistis harga emas mampu terus melonjak. Dia mengatakan harga komoditas ini akan menyentuh level US$ 1.760 jika penyebaran virus corona belum dapat diatasi di kuartal pertama 2020. Wabah yang meluas hingga kuartal II tahun ini diperkirakan akan membuat emas melambung ke level US$ 1.900 per ons.

 

Pekan ini, dia menyatakan laju penguatan akan kembali terlihat. "Kalau seandainya harga emas terkoreksi, itu semata-mata hanya untuk memberikan kesempatan untuk pelaku pasar untuk mengambil posisi di level bawah sehingga akan mendapatkan keuntungan," ujar dia.

 

Harga emas terus melonjak hingga mencapai titik tertingginya dalam kurun tujuh tahun terakhir. Dalam penutupan perdagangan akhir pekan lalu, harga emas di pasar spot menyentuh level US$ 1.640 per ons troi. Tren tersebut diperkirakan terus berlanjut dengan proyeksi nilai yang lebih tinggi lagi.

 

Pada Sabtu lalu, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau emas Antam tercatat naik Rp 11 ribu dan menembus rekor tertinggi baru menjadi Rp 804 ribu per gram pada perdagangan hari itu. Sehari sebelumnya, komoditas itu dibanderol sebesar Rp 793 ribu per gram.(rep)


Akses radarbisnis.co.id Via Mobile m.radarbisnis.co.id
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Jl. Seroja Pekanbaru
TELP / HP : 081268162022 / 081276277120
Email: radarbisnisnews@gmail.com