Polda Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Pompa Air BPBD Kabupaten Bengkalis


Dibaca: 2586 kali 
Sabtu,18 Januari 2020
Polda Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Pompa Air BPBD Kabupaten Bengkalis

RADARBISNIS.CO.ID - Dugaan korupsi pengadaan pompa air di kabupaten Bengkalis menjadi sorotan Polda Riau. Dimana proyek yang dianggarkan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis itu dinilai gagal.

 

"Benar, ditangani Polres Bengkalis," Ujar Kabid Humas Polda Riau, Sunarto kepada wartawan, Kamis (16/01/20). Proyek itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah yang kini justru mengalami kebakaran paling luas di bandingkan daerah lain dari catatan kasus yang ada di Polda Riau.

 

Seharusnya pengadaan 86 unit pompa air itu dilaksanakan pada 2019 lalu. Penyelidikan ini ujar Sunarto, juga seiring dengan menjadi prioritas Polda Riau dan jajaran untuk memperkecil terjadinya karhutla di wilayah Riau. Terlebih lagi, sejak awal 2020 justru terjadi kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah di Riau. Polda Riau hingga saat ini juga telah menetapkan sembilan tersangka terkait karhutla yang terkait perkara karhutla itu. "Hingga saat ini ada sembilan orang tersangka perorangan," katanya.

 

Saat ini, tutur Sunarto para tersangka tadi sedang di proses di beberapa Polres di Riau. Contohnya saja Polres Bengkalis yang saat ini menangani dua tersangka. Di wilayah pesisir Riau ini ada sekitar 70 hektare lahan terbakar.

 

"Ini kawasan paling luas (karhutla). Saat ini masih dalam tahap sidik," terangnya. Lagi, di Polres Indragiri Hulu saat ini menangani tiga orang tersangka. Semuanya, dari satu kasus yang sama yakni sengaja membakar hutan dan lahan seluas 3,3 hektare yang juga tengah diselidiki polisi. Selanjutnya, satu tersangka di tangani oleh Polres Siak.

 

Luas lahan yang terbakar seluas satu hektare. Sedangkan di wilayah hukum Polres Dumai ada lahan seluas lima hektare yang terbakar. Dimana ada dua orang tersangka dalam dua kasus yang ditangani Polres Dumai.

 

Sementara, satu tersangka lagi saat ini tengah di tangani oleh Polresta Pekanbaru dengan lahan yang terbakar hanya sekitar 0,015 hektare. Kasusnya saat ini masih dalam sidik. "Total ada tujuh kasus yang sedang kita tangani. Semuanya masih tahap sidik," jelas Sunarto. Dari tujuh kasus itu, Polda Riau mencatat total ada 79,515 hektare yang terbakar.***(rtc)


Akses radarbisnis.co.id Via Mobile m.radarbisnis.co.id
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Jl. Seroja Pekanbaru
TELP / HP : 081268162022 / 081276277120
Email: radarbisnisnews@gmail.com