Paripurna DPRD Riau Asri Auzar Resmi Gantikan Noviwaldi Jusman Sebagai Wakil Ketua


Dibaca: 3330 kali 
Rabu,27 Maret 2019
Paripurna DPRD Riau Asri Auzar Resmi Gantikan Noviwaldi Jusman Sebagai Wakil Ketua PARIPURNA -Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution menerima laporan hasil kerja Pansus terhadap LKPJ Kepala Daerah tahun 2018, Senin (25/3/2019). Dalam paripurna ini juga diumumkan pergantian jabatan wakil ketua DPRD Riau dari Noviwaldy Jusman kepada Asri
RADARBISNIS.CO.ID. - Pergantian Wakil Ketua DPRD Riau dari Noviwaldy Jusman ke Asri Auzar resmi diumumkan dalam Sidang Paripurna, Senin (25/3/2019).
 
Sidang Paripurna dengan agenda pengumuman pergantian Wakil Ketua DPRD Riau tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo didampingi Ketua DPRD Riau Septina Primawati dan Wakil Ketua DPRD, Kordias Pasaribu.
 
Sementara dari Pemprov Riau dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution dan pejabat di lingkungan Pemprov Riau. Sidang paripurna tersebut tidak dihadiri oleh Noviwaldy Jusman yang digantikan posisinya.
 
"Sesuai dengan SK dari DPP Demokrat, mencabut SK DPP tertanggal 3 November 2014 tentang usulan rekomendasi pimpinan DPRD Riau kepada Noviwaldy Jusman, tak berlaku lagi.
 
Kemudian mengusulkan pergantiannya kepada Asri Auzar untuk menjabat di sisa masa akhir jabatan," kata Sunaryo dalam Sidang Paripurna, di Gedung DPRD Riau.
 
Saat pengumuman tersebut dibacakan, pimpinan sidang langsung meminta kepada Asri Auzar agar berdiri.
 
Usai sidang paripurna, sejumlah anggota dewan dan tamu undangan pun memberikan selamat dengan saling berjabat tangan.
 
Seperti diketahui, Partai Demokrat mengusulkan pergantian posisi Wakil Ketua DPRD Riau dari Noviwaldy Jusman ke Asri Auzar sesuai surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat No.17/SK/DPP.PD/III/2019.
 
Surat tertanggal 18 Maret 2019 itu diteken langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekjen Hinca Pandjaitan.
 
Meski sempat ditunda dua kali akibat belum korumnya para anggota dewan, sidang paripurna DPRD yang membahas usulan pergantian pimpinan DPRD Riau dari Partai Demokrat (PD) dan laporan hasil kerja Pansus terhadap LKPJ Kepala Daerah tahun 2018 akhirnya berjalan.
 
Salah satu keputusan dalam paripurna tersebut yakni penetapan pergantian Wakil Ketua DPRD Riau dari Noviwaldi Jusman ke Asri Auzar. Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo mengatakan pergantian pimpinan DPRD Riau dari fraksi Demokrat memang sudah diproses di internal DPRD Riau. Bahkan hal ini juga sudah diputuskan oleh Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Riau dan tidak ada permasalahan lagi mengenai surat menyurat pergantian dari PD.
 
"Sudah tidak ada masalah mengenai surat menyurat yang masuk sejak 19 maret 2019 maret lalu, baik dari DPD atau SJ dari DPP Partai Demokrat," katanya. Pergantian ini juga menurutnya tidak melanggar aturan, sebab memang pergantian pemimpin memang diperbolehkan. Namun, tentu sesuai dengan aturan.
 
Meski dalam sidang paripurna pergantian pimpinan diumumkan, namun sebelum SK dari Mendagri keluar dan pelantikan dilakukan pimpinan masih dipegang oleh Noviwaldi Jusman. "Kita akan usulkan peresmian pengangkatan Asri Auzar ke Menteri Dalam Negeri lewat Gubernur Riau," terangnya. Sementara dalam sidang tersebut, Noviwaldy Jusman yang juga akrab disapa Dedet, justru tidak hadir.
 
Sebelumnya, dijelaskan Eddy Yatim selaku Sekretaris DPD Demokrat Riau, reposisi jabatan Waka DPRD Riau dari Dedet pada Asri Auzar murni demi kepentingan partai.
 
Selaku Ketua DPD PD Riau, Asri Auzar memerlukan jabatan Wakil Ketua DPRD Riau untuk mengoptimalkan konsolidasi partai. "Selama ini Pak Ketua kesannya hanya ngurus Rohil, sebagai daerah pemilihannya. Karena itu, dengan menjadi pimpinan dewan akan lebih optimal peran konsolidasinya," tegas Eddy.
 
Sebenarnya, lanjut Eddy, bisa saja sejak awal DPD PD melakukan reposisi pejabat Waka Dewan, namun itu tidak dilakukan, karena Asri Auzar masih mencoba pola lama untuk berkonsolidasi, namun hasilnya kurang optimal. Karena sudah menjadi keputusan resmi partai, hingga DPP, maka Eddy mengharapkan seluruh kader menghormati sekaligus melaksanakan keputusan tersebut.
 
Ketika ditanya apakah Dedet sudah diberi tau soal keputusan DPP tersebut, Eddy memastikan sudah, karena salinan putusan DPP sudah dikirimkan kepadanya.
 
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman mengaku belum menerima surat penggantian dirinya dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Jumat (22/3/2019).
 
Meski mengaku belum menerima surat tersebut, namun pria yang akrap disapa Dedet ini legowo jika memang keputusan DPP Partai Demokrat tersebut benar.
 
"Sampai hari ini saya belum terima suratnya. Siapa yang munculkan, coba tanya sama yang munculkan," katanya.
 
Saat disinggung apa sikap yang akan dirinya ambil pasca dikeluarkanya surat penggantian dirinya dari posisi Wakil Ketua DPRD Riau tersebut, Dedet menganggap itu hal yang biasa.
 
"Biasa saja, malah saya bersyukur alhamdulillah. Saya bisa punya banyak waktu bersama anak bersama keluarga," ujarnya.
 
Namun sejauh ini dirinya mengaku belum mengetahui kebenaran surat dari DPP Partai Demokrat tersebut.
 
Sebab dirinya sudah berupaya menanyakan langsung ke DPP Partai Demokrat, namun belum ada jawaban.
 
"Sudah saya kroscek ke DPP, tapi banyak yang tidak tau, Sekjen juga belum jawab. Mau lansung ke Pak SBY segan saya, karena beliau kan masih mendamping Buk Ani berobat di Singapura," kata politisi yang akrab disapa Dedet ini.
 
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo menjelaskan bahwa pihaknya akan melanjutkan usulan peresmian pengangkatan Asri Auzar kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Provinsi Riau sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau di sisa masa jabatan tahun 2014-2019. (***/Rbs)
 

Akses radarbisnis.co.id Via Mobile m.radarbisnis.co.id
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Jl. Seroja Pekanbaru
TELP / HP : 081268162022 / 081276277120
Email: radarbisnisnews@gmail.com